Perlahan lahan air mengalir ke hilir
Cahaya mataharipun berlalu ke barat
Pertanda sorepun akan datang
Dalam desir angin yang berbisik
Menyapa kuning dedaunan yang meninggalkan ranting resah...
Gelisah jiwa ini menghitung waktu yang terus berlalu
Sampai kapankah...,
Kesendirian ini melewati usia
Sementara sungai terus mengalir
Menemui muara, dan .....kemana hati ini akan berlabuh...???
Rabb....
Dimanakah KAU simpan cermin jiwa
itu?
Yang rela menghabiskan waktu hidupnya bersama
Yang ikhlas menerima segala kurangnya diri
Hamba ingin bersamanya untuk menuju CINTAMU
Sesungguhnya kaum Adam dan Hawa inilah
Yang saling mendambakannya
Tak ingin hidup lama dalam gelisah
Dimanakah bayangan itu?
Yang akan meredam tangis di sanubari
Menepis gundah di dalam hati
PERTEMUKANLAH!!
Hamba yakin dialah seseorang yang terbaik
Karena dia adalah cermin jiwa
Cahaya mataharipun berlalu ke barat
Pertanda sorepun akan datang
Dalam desir angin yang berbisik
Menyapa kuning dedaunan yang meninggalkan ranting resah...
Gelisah jiwa ini menghitung waktu yang terus berlalu
Sampai kapankah...,
Kesendirian ini melewati usia
Sementara sungai terus mengalir
Menemui muara, dan .....kemana hati ini akan berlabuh...???
Rabb....
Dimanakah KAU simpan cermin jiwa
itu?
Yang rela menghabiskan waktu hidupnya bersama
Yang ikhlas menerima segala kurangnya diri
Hamba ingin bersamanya untuk menuju CINTAMU
Sesungguhnya kaum Adam dan Hawa inilah
Yang saling mendambakannya
Tak ingin hidup lama dalam gelisah
Dimanakah bayangan itu?
Yang akan meredam tangis di sanubari
Menepis gundah di dalam hati
PERTEMUKANLAH!!
Hamba yakin dialah seseorang yang terbaik
Karena dia adalah cermin jiwa


